Pengurus DPP KOMBATPOL Hadiri Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Sumatera Barat, Terkumpul Rp1 Miliar
Jakarta, 10 Januari 2026 — Dewan Pimpinan Pusat (DPP ) KOMBATPOL turut ambil bagian dalam kegiatan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatera Barat. Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Balairung, Jakarta, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting nasional serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Minangkabau dari wilayah Jabodetabek.
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Pembina KOMBATPOL Buya Dr. Elfa Hendri Mukhlis, M.A., Ketua Umum KOMBATPOL Uda Anton Pratama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Anggota DPD RI Irman Gusman, serta para ketua organisasi kemasyarakatan dan ikatan keluarga Minangkabau (IKA-IKA) se-Jabodetabek. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan kuatnya solidaritas dan kepedulian kolektif terhadap masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana banjir dan longsor sepanjang tahun 2025.
Kegiatan penggalangan dana tersebut berhasil menghimpun total dana sebesar Rp1 miliar yang seluruhnya akan disalurkan untuk membantu proses pemulihan dan rehabilitasi di wilayah terdampak di Sumatera Barat. Dana tersebut direncanakan akan dibawa langsung ke daerah guna memastikan penyaluran yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan gambaran kondisi terkini pascabencana yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ia mengungkapkan bahwa total kerugian akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi sepanjang tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar Rp33 triliun, angka yang bahkan lebih besar dibandingkan dampak bencana gempa bumi Sumatera Barat pada tahun 2009 silam.
“Berdasarkan perhitungan sementara, total kerugian akibat bencana banjir dan longsor tahun 2025 ini diperkirakan mencapai Rp33 triliun. Nilainya melampaui kerugian gempa 2009. Namun, berkat kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat, saat ini sekitar 80 persen penanganan darurat dan pemulihan awal telah berhasil dilaksanakan,” ujar Mahyeldi.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan dan perantau Minangkabau, yang terus menunjukkan kepedulian nyata terhadap kampung halaman. Menurutnya, peran perantau dan organisasi sosial sangat strategis dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat terdampak bencana.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KOMBATPOL, Uda Anton Pratama, menegaskan bahwa keterlibatan organisasinya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang KOMBATPOL dalam agenda kemanusiaan dan kebencanaan. Ia menilai bahwa bencana alam bukan hanya persoalan pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
“KOMBATPOL berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana alam. Ini bukan sekadar aksi seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial kami terhadap saudara-saudara di Sumatera Barat,” tegas Uda Anton.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tahap pertama, KOMBATPOL telah menggelontorkan dana bantuan kemanusiaan untuk Sumatera Barat sebesar kurang lebih Rp150 juta. Dana tersebut digunakan untuk membantu kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, seperti bantuan logistik, kebutuhan dasar, serta dukungan awal pemulihan pascabencana.
“Kami menyadari bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan waktu panjang dan dukungan berkelanjutan. Oleh karena itu, bantuan tahap pertama ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus menjadi pemantik bagi dukungan lanjutan dari berbagai pihak,” tambahnya.
Selain penggalangan dana, acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antar tokoh Minangkabau di perantauan. Diskusi yang berlangsung menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas perantau dalam membangun ketahanan daerah terhadap bencana di masa depan.
Pembina KOMBATPOL, Buya Dr. Elfa Hendri Mukhlis, M.A., dalam kesempatan tersebut turut menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang telah menjadi karakter kuat masyarakat Minangkabau. Menurutnya, bencana harus dijadikan momentum untuk memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, serta kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DPP KOMBATPOL berharap dapat terus memperkuat sinergi lintas sektor dan menjadi bagian dari solusi dalam pemulihan Sumatera Barat. Ke depan, KOMBATPOL berkomitmen untuk tetap hadir dalam berbagai agenda kemanusiaan, tidak hanya dalam bentuk bantuan dana, tetapi juga melalui dukungan moral, advokasi, dan kerja sama strategis demi kesejahteraan masyarakat yang terdampak bencana.



Post Comment